News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

KAPOLRES LAMTIM GELAR PERTEMUAN DENGAN FKUB DAN TOGA

KAPOLRES LAMTIM GELAR PERTEMUAN DENGAN FKUB DAN TOGA


FBINEWS-Lampung 


Polres Lamtim gelar pertemuan dengan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Lamtim, sebagaimana disampaikan Kapolres Lamtim AKBP Zaky Alkazar Nasution sehubungan dengan peristiwa perusakan Gereja Santo Paulus di desa Sidorahayu kecamatan Waway Karya Lamtim, beberapa waktu lalu.  


“Terlepas dari apapun motivasi pelaku, saya tidak bisa menyampaikan bahwa dia gangguan jiwa atau tidak karena yang punya kapasitas itu adalah dokter ahli kejiwaan, dan saat ini pelaku sedang menjalani proses observasi di RS Jiwa Kurungan Nyawa Pesawaran," kata Zaky, Selasa (26/7/2022).




Lanjut Zaky menegaskan untuk tidak menganggap remeh peristiwa pengrusakan rumah ibadah tersebut, mantan Kapolres Lamael itu mengajak semua pihak bersama sama menjaga kondusifitas  di wilayah Kabupaten Lamtim. 


“Yang perlu kita pahami bersama bahwa kejadian ini jangan dianggap remeh atau enteng karena jika ada orang yang berniat memprovokasi itu sangat mudah, mari kita sama-sama menjaga kondusifitas di wilayah kita, paling tidak jangan sampai kita yang menjadi provokator atau menyampaikan informasi yang salah,"ujarnya.


Pada kesempatan tersebut, wakil Bupati Lamtim, Azwar Hadi berkesempatan menyampaikan himbauan pada para tokoh agama untuk menjaga wilayah Kabupaten Lamtim tetap aman. 


“Kita tidak tahu,  apakah pengerusakan gereja dilakukan secara sengaja atau tidak, intinya kita jangan terprovokasi, silakan saja di selesaikan secara musyawarah dan mufakat dan di fasilitasi Pemda, supaya jangan berlarut larut, karena jika isu agama yang berkembang itu akan sangat sensitif,” kata Azwar.


Nampak hadir ditengah acara Dandim 0429 Lamtim, Letkol Czi Indra Puji Triwanto, Camat Waway Karya, Ketua FKUB Lamtim, para tokoh agama se-kecamatan Waway karya, dan Ketua Gereja Santa Paulus Christ. 


Sebelumnya telah terjadi aksi perusakan rumah ibadah Santo Paulus yang berlokasi di Desa Sido Rahayu, oleh HS (47) warga Desa Sumberjaya . Diduga pelaku masuk kedalam gereja dengan cara merusak daun pintu gereja dan kemudian merusak Salib, Patung, Altar, dan beberapa bagian lain pada Gereja Santo Paulus yang mengakibatkan kerugian materil senilai kurang lebih mencapai 27 juta rupiah.


Menurut informasi yang terhembus dari keterangan masyarakat di disekitaran lokasi kejadian diketahui sebelumnya pelaku juga pernah melakukan aksi yang sama di lokasi Masjid dengan merusak speaker masjid sebelum insiden perusakan yang terjadi di gereja Santo Paulus. 

( Humas / UTY)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar