Ketua DPD FBI Lampung, Tanggapi Polemik Perkebunan Sawit KCMU
Lampung - FBINEWSLAMPUNG.NET
Cak Nur, panggilan akrab Nurjaman Ketua DPD Forum Bhayangkara Indonesia (FBI) Provinsi Lampung ketika dimintai keterangan menyampaikan, berharap persoalan yang ada dapat segera diselesaikan. menilai peran aktif Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat sangat dibutuhkan dalam menjernihkan pangkal permasalahan agar dapat terlihat jelas benang merah yang ada ditengah polemik tersebut.
" Saya pribadi sangat mengapresiasi rencana pembentukan tim khusus yang akan diturunkan pihak Pemkab Pesibar guna membantu menyelesaikan permasalahan yang ada diantara masyarakat dan perusahaan KCMU, semoga saja bisa disegerakan agar tidak semakin berlarut larut" Ujarnya. Kamis(17/02/22) .
Khusus bagi warga masyarakat, cak Nur juga menyampaikan agar jangan termakan issue issue yang sengaja disebarkan oleh oknum oknum tidak bertanggung jawab. " Saya harap masyarakat jangan termakan issue, mengenai pengembalian lahan dan sertifikat yang sedang bersama sama diperjuangkan, Kita dukung langkah pemerintah, jangan sampai dalam penyelesian masalah justru menambah masalah baru" Pesan Nurjaman.
Sebelumnya, telah digelar pertemuan musyawarah dikediaman bendahara Abdesi Kecamatan Ngambur yang dihadiri Peratin dari beberapa Pekon yang mewakili aspirasi dari warga masyarakatnya, serta beberapa wakil masyarakat. Dalam pertemuan musyawarah itu para peserta musyawarah yang hadir sepakat untuk mendukung penuh upaya penyelesaian yang akan dilakukan pihak Pemerintah Kabupaten setempat, dalam hal ini Bupati Pesibar.
Mereka sangat berharap persoalan yang muncul dapat segera dicarikan jalan keluarnya, apa yang menjadi hal masyarakat dapat dikembalikan kemasyarakat, sekaligus dapat dilakukan pendataan kembali, baik masyarakat yang terampas haknya, masyarakat plasma dan masyarakat yang menjadi mitra kerja perusahaan. Mengingat kerugian yang besar yang akan mereka alami jika hal tersebut tidak tersampaikan pada hasil sebagaimana diharapkan.
@Sulistya
Redaktur ; F.A
Posting Komentar