News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Penantian Masyarakat Pesisir Selatan, Keadilan Atas Hak

Penantian Masyarakat Pesisir Selatan, Keadilan Atas Hak




Lampung - FBINEWSLAMPUNG.


Menanti Tim khusus yang dijanjikan akan segera dibentuk dan diturunkan oleh Pemkab Pesibar guna mencari dan menemukan benang merah yang di mungkin ada di tengah konflik antar warga masyarakat Pesisir Selatan dan PT. KCMU. 


Masyarakat  Pesisir Selatan tidak hanya tinggal diam, beberapa aktifitas dalam upaya tersebut tetap berjalan. Diantaranya musyawarah antar peratin beberapa pekon yang dihadiri pengurus Apdesi Kecamatan, serta perwakilan dari warga masyarakat setempat beberapa hari sebelumnya. 


Dari hasil musyawarah , sampai pada kemufakatan para Peratin dan perwakilan dari masyarakat yang memperjuangkan nasib  masyarakat Pesisir  dengan semaksimal mungkin, untuk mendapatkan apa yang menjadi haknya. 


Mengulas cerita awal mula perusahaan yang bergerak dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit, KCMU di era tahun 1993. Dari pengakuan beberapa narasumber yang merupakan warga pesisir selatan,  kedatangan perwakilan KCMU didampingi aparatur pemerintahan dari tingkat Kabupaten sampai dengan pekon. Perwakilan KCMU menjelaskan tentang rencana pembukaan perkebunan sawit di wilayah Pesisir selatan. 

" Dia bilang mau ngajak warga disini bekerja sama dengan jadi mitra usaha, banyak  yang diutarakan mereka ke kami waktu itu, dari rayuan sampai bahasa yang menurut kami yang  awam ini sama dengan pemaksaan"ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya. Sabtu(18/02/22). 

Bahasa pemaksaan yang dicampur kalimat pengancaman yang dicetuskan peratin, lanjut warga yang lain adalah penebangan paksa tanam tumbuh yang terdapat dikebun warga masyarakat yang menolak bekerjasama dengan perusahaan. 

" Dan itu benar benar dilakukan mereka, tanam tumbuh warga yang menolak kerjasama diratakan pada malam harinya "ujar sumber kepada  awak media FBINews melalui sambungan telepon selulernya. 


Prilaku arogansi Pihak PT. KCMU untuk memudahkan rencana pembukaan lahan perkebunan sawit nya,yang selama ini dipendam warga bukan sebatas paparan diatas, masih banyak tindak kesewenang-wenangan lain yang didukung oknum Pemerintahan Kabupaten Lambar waktu itu dari jenjang kabupaten sampai pekon diungkap warga . 

Waktu terus berjalan, rasa kecewa warga masyarakat pesisir selatan kembali terpicu sejak 9 bulan kebelakang. Pasalnya, Pihak PT KCMU memilih merangkul mitra usaha diluar warga masyarakat Pesisir Selatan, dari pada memberikan apa yang jadi hak warga masyarakat yang sudah lebih dulu berkomitmen dengan pihak perusahaan untuk bekerjasama. 


" Kerugian kami sangat besar, untuk tanam tumbuh kebun kami saja sampai detik ini belum ada penggantian dari perusahaan itu, ditambah biaya perawatan dan pengelolaan tanaman sawit itu sendiri, belum ada! " Tegas mereka. 


Mereka sangat berharap Pemerintah bisa membantu menyegerakan penyelesaian polemik yang mereka hadapi sejak tahun 93an itu, agar tidak berlarut larut. 


" Kami semua menunggu janji Pemerintah dalam pembentukan tim khusus untuk penyelesaian konflik ini, semoga janji itu bisa terbukti. Kami sangat berharap besar ada keperdulian serius dari pihak Pemerintah" Pungkas warga. 


@Sulistya

Redaktur ; f.a


Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar